Subscribe:

Saturday, March 16, 2013

Demokrasi Indonesia

Indonesia kini telah lahir kembali. Udara kebebasan dapat dihirup oleh masyarakat Indonesia. Kebebasan pers, kebebasan berkumpul, berpendapat dan berekspresi di muka umum telah dijamin oleh Undang-undang. Walau masih malu-malu, namun sejak 10 tahun belakangan ini (era reformasi), perkembangan demokrasi di Indonesia terasa jauh lebih baik.

Kini, berbagai tayangan yang mengungkapkan perilaku pejabat tinggi, kritikan terhadap pemerintah, proses persidangan dapat dilihat oleh masyarakat tanpa ditutup-tutupi, mahasiswa dan masyarakat dapat berdemonstrasi menyampaikan aspirasinya, dan lain sebagainya, sehingga masyarakat semakin cerdas dan kritis. Puncaknya yaitu pemilihan langsung para kepala daerah serta presiden Republik Indonesia. Demokrasi memang identik dengan kebebasan, namun harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena demokrasi yang kebablasan akan menimbulkan potensi konflik yang tinggi. Apa dan bagaimana sebenarnya demokrasi saat ini?

Konsep dan Prinsip Demokrasi


Pemahaman mengenai demokrasi di Indonesia mungkin belum sepenuhnya dikuasai oleh masyarakat. Walaupun pada pelaksanaannya saat ini terjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan 10 tahun yang lalu. Selain memberikan pengaruh yang positif, namun ternyata kran demokrasi yang baru saja terbuka memiliki potensi konflik dan perpecahan yang relatif tinggi.

Beberapa konflik yang terjadi di Indonesia terjadi karena pihak-pihak yang terkait merasa memiliki hak dalam berpendapat dan membela diri dalam payung hukum. Hal ini terjadi karena pihak-pihak yang bersengketa bisa jadi tidak memahami konsep, prinsip, serta penerapan demokrasi yang sesungguhnya, sehingga yang terjadi justru kemunculan benih-benih anarkis di lapangan. Akibatnya, kerusakan yang ditimbulkan bukan saja merugikan kedua belah pihak, namun masyarakat yang tidak terlibat juga menjadi korban.

Belajar dari sejarah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang pernah ada beberapa puluh tahun yang lalu, demokrasi menjadi sistem alternatif yang dipilih oleh beberapa negara yang sudah maju.
Demokrasi sebagai suatu sistem telah dijadikan alternatif dalam berbagai tatanan aktivitas bermasyarakat dan bernegara di beberapa negara.

Mahfud MD (1999) membenarkan pandangan di atas, yaitu bahwa terdapat dua alasan mengapa negara lebih memilih demokrasi sebagai sistem bermasyarakat dan bernegara, yaitu:

1. Hampir semua negara di dunia ini telah menjadikan demokrasi sebagai asas yang fundamental;
2. Demokrasi sebagai asas kenegaraan secara esensial telah memberikan arah bagi peran masyarakat untuk menyelenggarakan negara sebagai organisasi tertingginya.

Karena itulah diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang benar kepada warga masyarakat tentang demokrasi.

Pengertian Demokrasi

Untuk mengetahui arti demokrasi, dapat dilihat dari dua buah tinjauan, yaitu tinjauan bahasa (etimologis) dan tinjauan istilah (terminologis). Secara etimologis “demokrasi” terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Yunani yaitu “demos” yang berarti rakyat atau penduduk suatu tempat, dan “cratein” atau
“cratos” yang berarti kekuasaan atau kedaulatan. Jadi secara bahasa demoscratein atau demos-cratos (demokrasi) adalah keadaan negara di mana dalam sistem pemerintahannya kedaulatan berada di tangan rakyat, kekuasaan tertinggi berada dalam keputusan bersama rakyat, rakyat berkuasa, pemerintahan rakyat dan kekuasaan oleh rakyat.

Sedangkan secara istilah, arti demokrasi diungkapkan oleh beberapa ahli yaitu :

a. Joseph A. Schmeter mengungkapkan bahwa demokrasi merupakan suatu perencanaan institusional untuk mencapai keputusan politik di mana individu-individu memperoleh kekuasaan untuk memutuskan cara perjuangan kompetitif atas suara rakyat;

b. Sidnet Hook berpendapat bahwa demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana keputusan-keputusan pemerintah yang penting secara langsung atau tidak langsung didasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat dewasa;

c. Philippe C. Schmitter dan Terry Lynn Karl menyatakan bahwademokrasi adalah suatu sistem pemerintahan di mana pemerintah dimintai tanggung jawab atas tindakan-tindakan mereka di wilayah publik oleh warga negara, yang bertindak secara tidak langsung melalui kompetisi dan kerjasama dengan para wakil mereka yang telah terpilih;

d. Sedangkan Henry B. Mayo menyatakan bahwa demokrasi sebagai sistem politik merupakan suatu sistem yang menunjukkan bahwa kebijakan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnya kebebasan politik.

Affan Gaffar (2000) memaknai demokrasi dalam dua bentuk, yaitu pemaknaan secara normatif (demokrasi normatif) dan empirik (demokrasi empirik). Demokrasi normatif adalah demokrasi yang secara ideal hendak dilakukan oleh sebuah negara. Sedangkan demokrasi empirik adalah demokrasi yang perwujudannya telah ada pada dunia politik praktis. Demokrasi empirik dianggap diterima oleh masyarakat karena dirasakan sesuai dengan norma-norma yang ada dalam masyarakat selama ini.
Demokrasi berasal dari bahasa yunani yaitu demos dan kratos. Demos berarti rakyat sedangkan kratos berarti pemerintahan. sehingga dapat diartikan demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah pancasila/pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat yang berdasarkan sila-sila pancasila (Sumarsono, 2001). Demokrasi Indonesia merupakan satu sistem pemerintah berdasarkan kedaulatan rakyat dalam bentuk musyawarah untuk mufakat dalam memecahkan masalah-masalah kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya suatu kehidupan masyarakat yang adil, makmur, secara material dan spiritual. Mekanisme demokrasi Indonesia pada dasarnya adalah secara keseluruhan langkah pelaksanaan kekuasaan pemerintah rakyat yang dijiwai oleh nilai-nilai falsafah pancasila dan yang berlangsung menurut hukum yang berkiblat pada kepentingan, aspirasi dan kesejahteraan rakyat banyak. Demokrasi Indonesia Dalam sistem otonomi daerah di Negara kesatuan Republik Indonesia penyelenggara pemerintah didasarkan atas luasnya wilayah dan asas kewilayahan yaitu daerah merupakan daerahnya pusat dan pusat merupakan pusatnya.daerah. Pemerintahan di daerah besar disebut pemerintahan daerah tingkat I yang sekaligus berperan sebagai perwakilan pemerintah pusat yang berada di daerah besar/propinsi. Pemerintahan didaerah kecil disebut pemerintahan daerah tingkat II sekaligus sebagai perwakilan pusat didaerah kecil yang disebut kabupaten/kota. Titik berat otonomi daerah berada di daerah tingkat II kecuali urusan luar negeri, moneter, pertahanan dan keamanan. Perwujudan demokrasi di Indonesia dapat dilihat dengan adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung. Di Indonesia pemilihan ini baru pertama kalinya dilaksanakan. Dengan adanya pilkada diharapkan perkembangan demokrasi sekarang dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Read more at: http://semipedia.blogspot.com/2013/01/contoh-perwujudan-demokrasi-di-indonesia.html
Copyright http://semipedia.blogspot.com/ Under Common Share Alike Atribution
Demokrasi berasal dari bahasa yunani yaitu demos dan kratos. Demos berarti rakyat sedangkan kratos berarti pemerintahan. sehingga dapat diartikan demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah pancasila/pemerintahan dari, oleh dan untuk rakyat yang berdasarkan sila-sila pancasila (Sumarsono, 2001). Demokrasi Indonesia merupakan satu sistem pemerintah berdasarkan kedaulatan rakyat dalam bentuk musyawarah untuk mufakat dalam memecahkan masalah-masalah kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya suatu kehidupan masyarakat yang adil, makmur, secara material dan spiritual. Mekanisme demokrasi Indonesia pada dasarnya adalah secara keseluruhan langkah pelaksanaan kekuasaan pemerintah rakyat yang dijiwai oleh nilai-nilai falsafah pancasila dan yang berlangsung menurut hukum yang berkiblat pada kepentingan, aspirasi dan kesejahteraan rakyat banyak. Demokrasi Indonesia Dalam sistem otonomi daerah di Negara kesatuan Republik Indonesia penyelenggara pemerintah didasarkan atas luasnya wilayah dan asas kewilayahan yaitu daerah merupakan daerahnya pusat dan pusat merupakan pusatnya.daerah. Pemerintahan di daerah besar disebut pemerintahan daerah tingkat I yang sekaligus berperan sebagai perwakilan pemerintah pusat yang berada di daerah besar/propinsi. Pemerintahan didaerah kecil disebut pemerintahan daerah tingkat II sekaligus sebagai perwakilan pusat didaerah kecil yang disebut kabupaten/kota. Titik berat otonomi daerah berada di daerah tingkat II kecuali urusan luar negeri, moneter, pertahanan dan keamanan. Perwujudan demokrasi di Indonesia dapat dilihat dengan adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung. Di Indonesia pemilihan ini baru pertama kalinya dilaksanakan. Dengan adanya pilkada diharapkan perkembangan demokrasi sekarang dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Read more at: http://semipedia.blogspot.com/2013/01/contoh-perwujudan-demokrasi-di-indonesia.html
Copyright http://semipedia.blogspot.com/ Under Common Share Alike Atribution