Saturday, December 15, 2012

Published 4:31 PM by

implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan sosial budaya dan ekonomi


Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan sosial budaya dan ekonomi

budaya dan ekonomi indonesia
Implementasi Wawasan Nusantara dimaksudkan menerapkan atau melaksanakan Wawasan Nusantara dalam kehidupan sehati-hari secara nasional yang mencakup kehidupan politik, ekonomi, sosial dan budaya, serta pertahanan nasional. Dalam mengimplementasikan Wawasan Nusantara, maka pemikiran, sikap, dan tindak tanduk warga negara Indonesia harus bercermin pada Wawasan Nusantara dengan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepribadian pribadi dan golongan.


Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Ekonomi


Implementasi dalam kehidupan ekonomi dimaksudkan sebagai upaya pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada di Indonesia dalam rangka peningkatan pendapatan ekonomi dan harus memerhatikan asas manfaat, keadilan, efisiensi, sesuai kebutuhan, dan menjaga kelestarian alam sehingga umur ekonomi dapat diperpanjang untuk generasi mendatang, sehingga eksistensi negara Indonesia pada saat ini dan masa mendatang akan terjamin. Untuk mengimplementasikan Wawasan Nusantara beberapa hal berikut harus diperhatikan:

a.       Wilayah Nusantara merupakan potensi ekonomi yang tinggi. Beberapa potensi tersebut adalah: 
(1) posisi di khatulistiwa yang memungkinkan matahari muncul setiap hari dan dengan tanah yang subur menjadikan potensi pertanian yang besar; 
(2) luas wilayah laut yang diakuinya ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif), menjadikan Indonesia mempunyai pantai terpanjang di dunia dan merupakan potensi dari pengembangan industri kelautan; 
(3) Indonesia mempunyai luas hutan tropis yang cukup besar untuk potensi industri kehutanan; 
(4) Indonesia mempunyai hasil tambang dan minyak yang relatif besar; dan 
(5) Indonesia mempunyai jumlah penduduk yang besar, sehingga menjadi potensi tenaga kerja dan pasar sekaligus. Melihat potensi yang besar, maka pembangunan ekonomi harus memaksimalkan potensi yang ada. Fokus pembangunan ekonomi harus berdasarkan kondisi alam di Indonesia, oleh sebab itu fokus pada sektor dan industri pertanian menjadi dasar yang kuat bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

b.      Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. Kepincangan ekonomi akan menyebabkan adanya disintegrasi bangsa, oleh sebab itu adanya otonomi daerah merupakan salah satu jawaban dalam upaya menciptakan keadilan ekonomi. Otonomi daerah harus didukung terus dan dilakukan perbaikan berkelanjutan. Selain itu, untuk menciptakan keadilan, alokasi dana umum (DAU) dan dan perimbangan pemerintah pusat dan daerah harus tetap dijalankan dengan transparan untuk menciptakan keadilan, karena ada daerah yang kaya dengan sumber daya alam dan miskin sumber daya alam.

c.       Pembangunan ekonomi harus dirancang dengan melibatkan partisipasi rakyat, dan karenanya pengembangan usaha kecil dan menengah yang jumlahnya sangat besar perlu didorong dan diberika fasilitas seperti kredit mikro, dan pemberian pelatihan serta peluang pasar.

-          Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Sosial Budaya

Implementasi dalam kehidupan sosial dimaksudkan sebagai penerapan budaya yang berupa adat istiadat dan tata cara, serta unsur sosial seperti lembaga kemasyarakatan dan lapisan masyarakat yang jumlahnya sangat banyak di Indonesia sehingga dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk mengimplementasikan Wawasan Nusantara, beberapa hal berikut harus diperhatikan:

a.       Mengembangkan perikehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, baik budaya maupun status sosial, dan daerah dengan tingkat kemajuan yang sama, merata, dan seimbang dengan kemajuan bangsa. Hal ini dapat dilakukan dengan pemerataan pendidikan, sehingga tingkat pengetahuan antardaerah sama, program wajib belajar harus berjalan dan diprioritaskan bagi daerah yang masih tertinggal. Selain program wajib belajar, program pertukaran anggota masyarakat dan siswa perlu dilakukan untuk menciptakan keseimbangan antardaerah.

b.      Pembangunan bidang sosial harus berorientasi pada pengembangan budaya Indonesia. Di Indonesia terdapat banyak sekali budaya karena faktor suku dan daerah yang banyak. Budaya ini menjadi kekayaan Indonesia dan harus dilestarikan. Program pelestarian budaya, pembangunan museum, dan cagar budaya harus diperhatikan dan ditingkatkan untuk mengembangkan kebudayaan Indonesia dan dapat dijadikan kegiatan pariwisata sebagia sumber pendapatan nasional dan daerah.
      edit